Bisnis online atau e-commerce diartikan sebagai
pertukaran barang atau jasa melalui internet atau media elektronik lainnya
meliputi komunikasi, transaksi, dan penyelesaian mekanisme pembayaran.
E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistim manajemen inventori otomatis dan sistim pengumpulan data
otomatis.
Bisnis online bertumbuh dan berkembang sangat
pesat berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi khususnya teknologi
internet yang telah berhasil merevolusi hubungan antar manusia di seluruh
dunia. Berkat kehadiran internet dan ponsel pintar (smart phone) dunia serasa berada dalam genggamanan tangan, karena
manusia saat ini bisa berkomunikasi dengan siapa saja di seluruh pelosok bumi
tanpa terkendala waktu, tempat dan biaya.
Transaksi bisnis
online dilakukan melalui internet (online), sedangkan pengiriman produk
dapat dilakukan malalui dunia nyata (offline).
Jika produk yang ditransaksikan berbentuk fisik (misalnya buku, sepatu,
kosmetik, atau baju), maka pengiriman dapat dilakukan melalui dunia nyata (offline) dengan bantuan perusahaan jasa
kurir/ekspedisi. Disisi lain, jika
produk yang ditransaksikan berbentuk non-fisik atau data digital (misalnya buku
elektronik/e-book, surat kabar
elektronik/e-newpaper, program
komputer/software), maka pengiriman
dapat dilakukan melalui internet atau dunia online.
Bahkan saat ini juga sudah dikembangkan produk digital berupa program kursus
atau sekolah di dunia maya (virtual
school) serta program perpustakaan digital (digital library)
.
Bisnis online tidak hanya berkaitan dengan jual
beli produk via internet, tetapi juga dengan kegiatan pelayanan purna jual (after sales services). Pelayanan purna
jual yang baik juga dapat mendorong para konsumen dengan sukarela menyebarkan
berita positif kepada para koleganya agar berbelanja di situs yang
bersangkutan.
Prinsip
perdagangan klasik di mana penjual dan pembeli harus bertemu secara langsung
kini berubah menjadi konsep “telemarketing”
yaitu perdagangan jarak jauh dengan menggunakan media internet yang tidak lagi
membutuhkan pertemuan fisik anatara para pelaku bisnis. Dalam bisnis online dikembangkan sistim tanda tangan
elektronik. Tanda tangan elektronik ini dibuat mulai saat pembelian,
pemeriksaan, hingga pengiriman. Oleh sebab itu, informasi yang benar dan akurat
mengenai konsumen dan perusahaan merupakan prasyarat mutlak dalam bisnis online.
Tips Cerdas
Belanja di Toko Online
Saat ini banyak
toko online (online shop) palsu yang melakukan berbagai macam penipuan. Oleh
sebab itu kita dituntut aktif menggali informasi sebelum menentukan toko online yang dapat kita percaya demi menghindari
kerugian.
Berikut ini
beberapa tips berbelanja secara cerdas di toko online:
1.
Melakuan riset perbandingan harga dan kualitas.
Caranya, cukup dengan berbekal internet di
genggam tangan, lalu bertanya kepada “Mr.
Google” (mesin pencari) tentang berbagai macam barang serupa sebelum kita
memutuskan barang mana yang paling pas secara kualitas dan harga.
2. Membaca term of condition
transaksi sebelum memutuskan berbelanja
Toko online yang asli memberikan persyaratan
dan prosedur transaksi, pengiriman dan penerimaan barang yang tercantum secara lengkap dan
terperinci, serta larangan tertentu
misalnya membatalkan pesanan (order)
untuk barang yang dibeli secara pre order.
3. Lakukan perbandingan harga
di beberapa situs toko online untuk
mendapatkan harga yang paling masuk akal (reasonable).
Harga produk yang dijual di toko online biasanya lebih murah daripada di
counter resmi dan dengan koleksi lengkap. Itulah yang menyebabkan orang memilih
toko online sebagai alternatif
pemenuhan kebutuhan dan keinginan mereka terhadap suatu produk.
4. Jangan mudah tergiur
program diskon berlebihan.
Toko online yang memberikan diskon terlalu besar untuk banyak item produk bukan cuci gudang, patut
dicurigai. Darimana mereka bisa mendapatkan keuntungan jika menjual barang
semurah itu?.
5.
Berhati-hatilah dalam melakukan pembayaran.
Berbelanja online memberikan fasilitas pembayaran melalui transfer bank
menggunakan pembayaran tunai (cash on
delivery), pembayaran dengan kartu ATM/debit,
atau menggunakan sistem transfer antar bank. Apapun cara pembayaran yang
dipilih, kita tetap harus berhati-hati sebab setiap cara pembayaran pasti
memiliki risiko masing-masing.
Tips
Membedakan Toko Online Asli dan Palsu
1. Jangan menghiraukan SMS spam dari toko online yang belum kita kenal.
2. Mengecek kode area HP pada
program layanan di toko online tsb.
3. Mengecek pengakuan pelanggan (testimonial) dari pembeli yang puas
dengan barang dan pelayanannya.
4. Mengecek foto-foto keaslian
barang yang dijual.
5. Mengecek biodata penjual.
6. Menggunakan Norton Safe Web
untuk mendapatkan situs penjual online
yang mencurigakan.






